Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Bengkulu · 16 Sep 2022 07:49 WIB ·

Jeruji Besi Bukan Halangan untuk Warga Binaan Lapas Cilegon, Nikahi Sah Pujaan Hati


 Jeruji Besi Bukan Halangan untuk Warga Binaan Lapas Cilegon, Nikahi Sah Pujaan Hati Perbesar

Aktivitasnusantara.Com-Alpin Oktapiansyah tak sanggup membendung air mata bahagia. Ia diperbolehkan melangsungkan pernikahan dengan pujaan hatinya Ismi Rumiyati, meski sedang menjalankan masa hukuman dengan status narapidana kasus narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon.

Proses akad nikah Alpin dan Ismi berlangsung lancar meskipun dalam kesederhanaan di lingkungan dalam Lapas. Kedua mempelai dinikahkan langsung oleh penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, pada Kamis (15/09) Siang.

Alpin tampak bahagia dengan setelan jas hitam dan kemeja putihnya. Sementara Ismi, matanya berbinar dengan balutan kebaya serta kerudung berwarna merah hati.

Tebalnya tembok penjara nyatanya tak jadi penghalang bagi Alpin untuk mengikrarkan janji suci kepada sang pujangga hati Ismi. Jeruji besi hanya memenjarakan raga, tapi tidak perasaannya. Di hadapan petugas KUA, keluarga dan warga binaan yang menjadi saksi, Alpin mantap tatkala mengucapkan ijab kabul.

“Alhamdulillah saya senang, bisa diijinkan untuk menikah di Lapas. Bahagia rasanya,” ujar Alpin saat ditemui usai melaksanakan pernikahan.

Alpin mengaku memang sudah berencana akan menikahi Ismi. Namun karena tersandung kasus narkoba, akhirnya dia meniatkan diri menikah di lapas agar pernikahannya segera disahkan.

“Lega rasanya, akhirnya niat baik saya bisa terlaksana,” pungkasnya.

Sementara ditemui di lokasi berbeda, Kepala Lapas Cilegon Sudirman Jaya mengatakan, pernikahan di Lapas merupakan hak narapidana sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Prosesi akad nikah dapat terlaksana apabila syarat substantif dan administrasi dipenuhi dengan lengkap.

“Pernikahan dapat berlangsung di Lapas. Tentunya, melalui persetujuan anggota sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang menilai kelayakan pernikahan tersebut,” paparnya.(My)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Gebrakan Kuliner di Tangerang! Lubuak Idai Raya Resmi Dibuka, Sajikan Masakan Padang yang Bikin Ketagihan!

13 Juli 2024 - 04:44 WIB

Dapat Dukungan masyarakat,Pasangan Bakal Calon Bupati Lebong Romio Parnandes Dan Wilyan Bachtiar, Akan Deklarasi Bulan Ini!!

3 Juli 2024 - 11:39 WIB

Mahasiswa Kesos Unib dan Lazisnu Lakukan Mitigasi Bencana Lansia

27 Juni 2024 - 18:30 WIB

Para lansia sedang mendengarkan materi tentang kesiapsiagaan terhadap bencana (foto:Himaks)

Pembukaan HANI CUP Soppeng 2024, Ketua KONI Soppeng Harap Jadi Wadah Pemberdayaan Potensi Olahraga Futsal

27 Juni 2024 - 12:34 WIB

Sumardi Kombes Sampaikan Ini, Untuk RSUD M Yunus!!

27 Juni 2024 - 09:09 WIB

Berikut Penjelasan Ariyono Gumay, Terkait Laporan Rahmat Thamrin ke Bawaslu Provinsi

26 Juni 2024 - 15:18 WIB

Trending di Bengkulu