Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Bengkulu · 20 Des 2022 21:58 WIB ·

Ini Peran Pemprov Bengkulu dalam Percepatan Penurunan Stunting


 Ini Peran Pemprov Bengkulu dalam Percepatan Penurunan Stunting Perbesar

Aktivitasnusantara.Com-Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, saat ini Indonesia masih dihadapkan berbagai permasalahan seperti kemiskinan, masalah gizi dan kesehatan. Salah satu masalah gizi yang belum terselesaikan hingga kini adalah stunting.

Di mana berdasarkan hasil studi status gizi Indonesia tahun 2021 prevelensi stunting (anak Balita yang mengalami gizi buruk/pertumbuhan tidak normal) Indonesia sebesar 24. 4 persen.

“Untuk Provinsi Bengkulu adalah sebesar 22,1 persen. Target penurunan stunting pada tahun 2024 sebesar 12,55 persen lebih rendah dari target nasional yaitu 14 persen, ” kata Gubernur Rohidin, yang disampaikan Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, saat membuka workshop dan desiminasi studi kasus dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu, di Hotel ternama Kota Bengkulu, Selasa (20/12).

Hal ini, kata Gubernur, merupakan tugas yang cukup berat sehingga harus dilakukan secara konvergensi atau pendekatan penyampaian intervensi, yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi dan bersama-sama untuk mencegah stunting, kepada sasaran prioritas.

Lebih lanjut Gubernur Rohidin menyampaikan, adapun peran provinsi dalam percepatan penurunan stunting adalah menetapkan tim percepatan penurunan stunting tingkat provinsi.

Kemudian, melakukan fasilitasi, supervisi, pembinaan dan pengawasan penerapan 8 aksi konvergensi untuk meningkatkan keterpaduan intervensi gizi spesifik dan sensitif bagi keluarga sasaran prioritas.

“Merumuskan kebijakan daerah yang mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Selanjutnya, memberikan bantuan tenaga teknis dan pelatihan untuk memperkuat kapasitas kabupaten/kota dalam melaksanakan aksi konvergensi dan aksi integrasi.

“Mendorong bupati/walikota berkomitmen dan melaksanakan secara aktif upaya percepatan penurunan stunting,” sebutnya.

Gubenrur berharap melalui kegiatan workshop ini dapat menghasilkan pemahaman pentingnya sinergitas, integrasi dan konvergensi kebijakan dan program lintas sektor.

“Serta munculnya inovasi dan kajian-kajian yang berdampak percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu,” kata Sekda Hamka dipenghujung sambutan Gubernur.(My)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Pengusaha Undang Sumbaga, Sampaikan Rohidin-Meri Kandidat Kuat Dan Layak Pimpin Bengkulu

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

Ambil Berkas di PKB, Tim Rohidin Optimis PKB Bengkulu Membersamai Perjuangan Pilkada

16 Juli 2024 - 16:40 WIB

Gebrakan Kuliner di Tangerang! Lubuak Idai Raya Resmi Dibuka, Sajikan Masakan Padang yang Bikin Ketagihan!

13 Juli 2024 - 04:44 WIB

Dapat Dukungan masyarakat,Pasangan Bakal Calon Bupati Lebong Romio Parnandes Dan Wilyan Bachtiar, Akan Deklarasi Bulan Ini!!

3 Juli 2024 - 11:39 WIB

Mahasiswa Kesos Unib dan Lazisnu Lakukan Mitigasi Bencana Lansia

27 Juni 2024 - 18:30 WIB

Para lansia sedang mendengarkan materi tentang kesiapsiagaan terhadap bencana (foto:Himaks)

Sumardi Kombes Sampaikan Ini, Untuk RSUD M Yunus!!

27 Juni 2024 - 09:09 WIB

Trending di Bengkulu