Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Bengkulu · 10 Agu 2023 15:42 WIB ·

Guru MIN Seluma Terancam Pidana (YJ) Diduga Menggunakan Data Palsu Untuk Lulus P3K


 Oknum Guru Diseluma Terancam pidana karena pemalsuan data. (Doc:Tw07) Perbesar

Oknum Guru Diseluma Terancam pidana karena pemalsuan data. (Doc:Tw07)

Aktivitasnusantara.Com- Menjadi buah bibir benarkah salah satu guru di MIN Seluma (YJ) menggunakan data palsu untuk bisa diangkat menjadi guru yang lulus P3K. 10/08/2023

Kecurangan demi kecurangan dalam seleksi PPPK yang kini terus ditemukan.

Salah satu yang mencuat adalah salah satu guru yang saat ini mengajar di sekolah MIN Kabupaten Seluma.

(YJ) Oknum guru ini diduga menggunakan data palsu terkait sk mengajar yang ia terima pada tahun 2005 dan digunakan sebagai syarat tes p3k dan telah dinyatakan lulus.

Menjadi gejolak, pihak sekolah tempat yang menerbitkan sk menyatakan tidak pernah mengeluarkan sk nama oknum tersebut dan seandainya berbuntut hukum ia siap memberikan keterangan yang sebenarnya pada pihak kepolisian karena menurutnya, ini sudah menyangkut pemalsuan data, dan pemalsuan tanda tangan yang akan menarik dirinya, terang M.Yamin, mantan kepala sekolah yang membantah pernah mengeluarkan sk atas nama oknum guru tersebut.

“Saya siap memberikan ke saksikan seandainya ini benar di usut ya karena saya sadar ini adalah tindakan melanggar hukum dan ada unsur pidana, saya juga tidak mau menjadi pihak yang menutupi kedzoliman yang saya sendiripun tidak melakukanya” tegas M.Yamin.

PPPK Guru 2023 ini menjadi peluang besar bagi para guru honorer atau guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) untuk menjadi ASN PPPK tak ayal hal tersebut menjadikan beberapa oknum melakukan kecurangan.

Dari sisilain, dipertanyakan dengan pihak advokat Tarmizi Gumay SH.MH ia menyatakan bila Perbuatan (YJ) dan pihak yang terkait telah memenuhi unsur pidana, yakni melanggar ayat 1 dan ayat 2 pasal 263 KUH Pidana tentang Pemalsuan Dokumen, dengan ancaman kurungan maksimal enam tahun penjara” kata Tarmizi Gumay.

Kita meminta agar Pihak Kepolisian Polda Bengkulu  agar melakukan  penyelidikan dan penyidikan, karena pemalsuan itu merupakan kejahatan pidana murni maka pihak yang berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan adalah polisi,” ujarnya. (Adm12)

Artikel ini telah dibaca 400 kali

Baca Lainnya

Pengusaha Undang Sumbaga, Sampaikan Rohidin-Meri Kandidat Kuat Dan Layak Pimpin Bengkulu

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

Ambil Berkas di PKB, Tim Rohidin Optimis PKB Bengkulu Membersamai Perjuangan Pilkada

16 Juli 2024 - 16:40 WIB

Gebrakan Kuliner di Tangerang! Lubuak Idai Raya Resmi Dibuka, Sajikan Masakan Padang yang Bikin Ketagihan!

13 Juli 2024 - 04:44 WIB

Dapat Dukungan masyarakat,Pasangan Bakal Calon Bupati Lebong Romio Parnandes Dan Wilyan Bachtiar, Akan Deklarasi Bulan Ini!!

3 Juli 2024 - 11:39 WIB

Mahasiswa Kesos Unib dan Lazisnu Lakukan Mitigasi Bencana Lansia

27 Juni 2024 - 18:30 WIB

Para lansia sedang mendengarkan materi tentang kesiapsiagaan terhadap bencana (foto:Himaks)

Pembukaan HANI CUP Soppeng 2024, Ketua KONI Soppeng Harap Jadi Wadah Pemberdayaan Potensi Olahraga Futsal

27 Juni 2024 - 12:34 WIB

Trending di Nasional