Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Bengkulu · 13 Nov 2022 23:16 WIB ·

Dukcapil Provinsi Bengkulu Gelar Rakor Pendataan Dan Penerbitan Adminduk Penduduk Rentan, RSKJ Soeprapto Turut Hadir


 RSKJ Soeprapto Bengkulu, Turut hadir rapat koordinasi (Rakor) penyelenggaraan pendataan dan penerbitan dokumen kependudukan penduduk rentan di Bengkulu. (Doc:T07) Perbesar

RSKJ Soeprapto Bengkulu, Turut hadir rapat koordinasi (Rakor) penyelenggaraan pendataan dan penerbitan dokumen kependudukan penduduk rentan di Bengkulu. (Doc:T07)

Aktivitasnusantara.Com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu mengadakan rapat koordinasi (Rakor) penyelenggaraan pendataan dan penerbitan dokumen kependudukan penduduk rentan di Provinsi Bengkulu, Kamis (13/10/2022), di Hotel Nala Sea Side Bengkulu.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu Diah Irianti didampingi Kepala Bidang Fasilitasi Pendaftaran Penduduk (Dabduk) Bambang Satrio, dihadiri puluhan peserta terdiri dari Manajemen Rumah Sakit Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu, RSUD M Yunus, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Dukcapil Diah Irianti dalam keterangannya mengatakan rapat koordinasi dilakukan untuk mencapai kesepakatan dalam pendataan kelompok rentan di daerah.

“Rakor ini membahas pelaksanakan kerjasama, teknis pendataan, dan kerjasama jangka panjang sebagai bentuk pemutakhiran data penduduk rentan menuju Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA),” kata Diah.

Menurutnya masih banyak penduduk di Bengkulu yang masuk dalam kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, warga terlantar, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), penduduk pedalaman, warga panti jompo, panti sosial, korban kebencanaan hingga narapidana yang belum memiliki atau kesulitan mendapatkan dokumen kependudukan.

“Sejauh ini, per 1 Juli 2022 yang terdata baru beberapa ribuan yakni ODGJ 1.510 orang, narapidana 2.427 orang, dan disabilitas 1.619 orang. Itu pun masih sangat sedikit dan diharap nanti seluruh penduduk Bengkulu memiliki dokumen kependudukan,” kata Diah.

Dalam upaya ini, nanti akan ada pembentukan Tim pengendali Penduduk Rentan yang dikomandoi Dukcapil bersama satuan kerja yang membidangi kelompok penduduk rentan, terang Diah. (T07)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Romi berpeluang Besar memenangkan Pilkada Lebong 2024 berdasarkan Survey Golkar,Terima Hasil Survei di Kantor Pusdeham Jakarta

1 Juni 2024 - 15:45 WIB

Helmi Hasan Asal Lampung Tak Kuat Lagi di Bengkulu!! Warga Beralih Ke Dempo

10 Mei 2024 - 13:06 WIB

Kemenangan Golkar di Bengkulu Tanda Jelas Bukti Keberhasilan Rohidin Mersyah Memimpin

7 Mei 2024 - 13:06 WIB

Calon Bupati Lebong, Romio Parnandes Ambil Formulir ke Demokrat

22 April 2024 - 20:47 WIB

Sefty Yuslina Ajak Insan Media Bukber di Hotel Tanjung Karang

1 April 2024 - 23:41 WIB

Ramai Beredar gambar odang Sefty Kito di grup whatsapp, Rahmad Widodo : PKS secara resmi belum menentukan sikap.

27 Maret 2024 - 16:43 WIB

Trending di Bengkulu