Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Daerah · 4 Sep 2023 22:44 WIB ·

Cut Rafiqa Majid Pentingnya Parenting Bagi Orang Tua Dan Anak


 Uztadzah Ummu Jihad Rafiqa Majid Narasumber Islamic Populer. (Doc:Tw07) Perbesar

Uztadzah Ummu Jihad Rafiqa Majid Narasumber Islamic Populer. (Doc:Tw07)

Aktivitasnusantara.Com-Cut Rafiqa Majid salah satu narasumber populer yang kerap menjadi pematri dalam berbagai kegiatan terkhusus yang mengangkat tema Pentingnya Parenting Bagi Orang Tua Dan Anak, begini penjelasnya. 4/09/2023

Menurutnya, Ilmu parenting sangat diperlukan dalam proses perkembangan anak terlebih pada masa modern saat ini.

Orang tua bukan saja dituntut melakukan pemenuhan kebutuhan fisik seperti makan minum pakaian dan lain sebagainya, pemenuhan kebutuhan psikologis seperti afeksi atau perasaan tetapi juga dituntut untuk dapat belajar bagi dirinya sendiri dalam rangka memberikan keteladanan.

Orang tua diharapkan dapat melakukan pekerjaan dan keterampilan dalam mengasuh yang meliputi aktivitas mendidik dan membimbing, memberikan perhatian dan mengantarkan anak pada kedewasaan, penerapan aturan dalam keluarga serta contoh perilaku positif orang tua, ujar Cut Rafiqa Majid atau yang kerap disapa Uztadzah Ummu Jihad Rafiqa Majid saat di wawancara awak media.

Menurut, setidaknya ada tiga pola asuh yang harus diperhatikan bagi pendidikan anak yaitu 1. Pola asuh permisif, dicirikan dengan apapun yang ingin dilakukan anak akan diperbolehkan dan orang tua cenderung sibuk dengan pekerjaannya. Misalnya anak dibebaskan mengendarai sepeda motor seorang diri padahal usia belum mencukupi disebabkan anak memaksa atau ingin seperti yang lain. 2. Pola asuh otoriter yaitu pola pengasuhan anak yang bersifat memaksa orang tua membuat aturan yang ketat atau “saklek” yang harus dipatuhi anak tanpa mau tahu perasaan sang anak. 3. Pola asuh otoritatif, merupakan pola asuh yang memberikan kebebasan pada anak untuk berkreasi dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai dengan harapan anak dengan memberikan batasan dan pengawasan yang proporsional dari orang tua anak diberikan kebebasan dan kesempatan untuk mengambil keputusan dengan segala konsekuensinya.

“Selain itu ditegaskan pula bahwa anak merupakan amanah dan titipan Tuhan yang harus dididik dengan sepenuh hati guna menjamin terwujudnya manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis. (UU Nomor 20 tahun 2003, pasal 3 tentang Tujuan Pendidikan Nasional)”, tambahnya.

Disaat yang sama menyampaikan bahwa tugas orang tua adalah mempersiapkan anak dalam menghadapi zamannya sendiri sebagaimana hadist Nabi Muhammad Saw.

dari Umar bin Khattab ra, “Ajarilah anakmu sesuai dengan zamannya karena mereka hidup bukan saat pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”, ucapnya. (Tw07)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

Baca Lainnya

Ambil Berkas di PKB, Tim Rohidin Optimis PKB Bengkulu Membersamai Perjuangan Pilkada

16 Juli 2024 - 16:40 WIB

Gebrakan Kuliner di Tangerang! Lubuak Idai Raya Resmi Dibuka, Sajikan Masakan Padang yang Bikin Ketagihan!

13 Juli 2024 - 04:44 WIB

Dapat Dukungan masyarakat,Pasangan Bakal Calon Bupati Lebong Romio Parnandes Dan Wilyan Bachtiar, Akan Deklarasi Bulan Ini!!

3 Juli 2024 - 11:39 WIB

Mahasiswa Kesos Unib dan Lazisnu Lakukan Mitigasi Bencana Lansia

27 Juni 2024 - 18:30 WIB

Para lansia sedang mendengarkan materi tentang kesiapsiagaan terhadap bencana (foto:Himaks)

Pembukaan HANI CUP Soppeng 2024, Ketua KONI Soppeng Harap Jadi Wadah Pemberdayaan Potensi Olahraga Futsal

27 Juni 2024 - 12:34 WIB

Sumardi Kombes Sampaikan Ini, Untuk RSUD M Yunus!!

27 Juni 2024 - 09:09 WIB

Trending di Bengkulu