Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Nasional · 18 Des 2023 15:36 WIB ·

Bagus Riswantoro Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember jadi Pemateri Sosialisasi


 Bagus Riswantoro mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fakultas Hukum. (Doc:T07) Perbesar

Bagus Riswantoro mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fakultas Hukum. (Doc:T07)

Aktivitasnusantara.Com-Bagus Riswantoro mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fakultas Hukum ini menjadi pematri dalam sosialisasi.

Sosialisasi dengan tema : “ Membangun Kesadaran Dan Pemahaman Untuk Masa Depan Lebih Berkualitas” di SMK As-Syafi’i Rambipuji.

Dalam acara sosialisasi Bagus Riswantoro  atau yang kerap disapa dengan panggilan Bagas ini menyampaikan materi mengenai pencegahan pernikahan dini dan bahanya penggunaan napza ataupun narkoba.

Implementasi dari mata kuliah, Pemerintah Desa dengan dosen pengampu : Dr. Fauziyah, S.H., M.H.

Acara dilaksanakan oleh KSR PMI Universitas Muhammadiyah Jember, turut dihadiri sebagai pemateri dari Duta Genre Jember 2021-2022 Hifni Bradley, Ketua Umum KSR PMI UnMuh Jember 2022-2023 dan Bagus Riswantoro mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fakultas Hukum.

Dalam penyampaian materinya, Bagas menyampaikan hal berikut :

Menurut UU RI Nomor 1 Tahun 1974 pasal 7 ayat 1 menyatakan bahwa pernikahan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 tahun. Apabila masih di bawah umur tersebut, maka dinamakan pernikahan dini.

Ada beberapa faktor terjadinya pernikahan dini, diantaranya faktor pendidikan merupakan faktor yang sangat berpengaruh. Ini karena melalui pendidikan, pernikahan dini dapat terhambat. Namun, karena faktor ekonomi, banyak siswa yang putus sekolah dan akhirnya dinikahkan dini oleh orang tuanya.

Remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-18 tahun. Sebanyak 18% penduduk dunia adalah remaja, sekitar 1,2 milyar jiwa.

Rentang usia ini merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psiklogis, maupun intelektual. Rasa ingin tahu yang tinggi dan keinginan untuk mencoba hal-hal baru merupakan ciri khas remaja.

Hal tersebut tak  jarang disertai dengan pengambilan keputusan yang ceroboh atau tidak berpikir panjang, seperti menikah muda/ pernikahan dini misalnya.

Pernikahan dini masih banyak ditemui di seluruh dunia. Setiap tahunnya sebanyak 10 juta perempuan di dunia menikah pada usia <18 tahun.

Untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak di seluruh dunia, berbagai usaha dilakukan antara lain:

  1. Mencegah terjadinya pernikahan dini
    WHO telah mengeluarkan peraturan untuk melarang terjadinya pernikahan pada usia <18 tahun
  2. Meningkatkan edukasi dan pemberdayaan perempuan.

Selanjutnya Bagas juga membahas mengenai bahanya menggunakan zat terlarang sejenis (narkoba) dan lainya.

NAPZA merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. NAPZA dibagi menjadi tiga jenis, yaitu narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Ketiga istilah tersebut mengacu pada kelompok senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan, ganguan jiwa, ganguan mental hingga dapat menghilangkan nyawa, jelas Bagas. (Tw07)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Intip Keseharian Selebgram Romy Sinaga Yang Juga Seorang Guru Menginspirasi

25 Juni 2024 - 14:58 WIB

Tim Panahan PERPANI Provinsi Bengkulu di KejurProv Sumatera Selatan 2024

25 Juni 2024 - 00:58 WIB

Berikut Potret Tampan Selebgram Dhen El Supri

23 Juni 2024 - 16:33 WIB

Potret Cantik Kowad TNI AD Della Andriani Pratiwi Pohan, Ternyata Ia Juga Seorang Model di Cimahi

14 Juni 2024 - 10:19 WIB

Della Andriani Pratiwi Pohan Selebgram Cantik Asal Surabaya Jawa Timur

14 Juni 2024 - 09:32 WIB

Terkait Kasus Penculikan,Rustam Penasehat Hukum Terdakwa Menilai Ada Yang Janggal

14 Juni 2024 - 00:53 WIB

Trending di Daerah