Menu

Mode Gelap
Afina Ramadhanah Anak Berprestasi Asal Makassar Soppeng Ketua DPD RI Sebut Ormas Penting Sebagai Penghubung Aspirasi Publik Gubernur Dinilai Tidak Serius Tanggapi Perihal Musorprov KONI Di Hadapan Wakil Bupati Se-Bengkulu, Sultan Minta Eksekutif Tidak Baper Jika Diawasi Proyek PGE Hulu Lais Habiskan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Nasional · 8 Jun 2022 14:38 WIB ·

50 Kapal Nelayan China Ramai Serbu Laut Natuna Utara Indonesia: Tanpa Hambatan


 50 Kapal Nelayan China Perbesar

50 Kapal Nelayan China

Aktivitasnusantara.Com- Apa yang terjadi di Laut Natuna Utara hingga saat ini masih belum menemui titik final.

Banyak insiden yang sudah terjadi di laut Natuna Utara yang dianggap masuk ke dalam teritorial China.

Hubungan perdagangan antara Indonesia dan China menurut The New Indian Express disinyalir menjadi alasan kuat mengapa suara Indonesia soal Laut Natuna Utara relatif ‘tak terdengar’Indonesia dan China memang memiliki hubungan perdagangan yang sangat baik.

Adanya serangkaian gangguan di Laut Natuna Utara bertolak belakang dengan kedekatan ekonomi antara Indonesia dan China.

“Tanggapan Indonesia terhadap serangan China relatif tidak terdengar, yang menurut beberapa analis disebabkan oleh hubungan ekonomi yang semakin dalam antara negara tersebut dan Beijing.” jelas The New Indian Express 7 Jaanuari silam.

Insiden masuknya kapal China ke ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara baru-baru ini terulang.

Laporan yang dibagikan Instagram @tni_angkatan_laut menjelaskan bila kapal China berada di Laut Natuna.

Indonesia melalui TNI AL menggunakan KRI Imam Bonjol untuk mengusir kapal China yang berada di Laut Natuna Utara.

Kehadiran kapal China di Laut Natuna Utara mengindikasikan bahwa pihak Tiongkok memang serius dalam masalah klaim teritorial di Laut Natuna Utara.

Pada akhir Desember 2021, perselisihan antara Indonesia dan China atas klaim masing-masing atas perairan di sekitar wilayah Natuna semakin kentara.

Ini adalah area klaim yang diperebutkan dari pihak China yang melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). (T07)

Artikel ini telah dibaca 607 kali

Baca Lainnya

Pengusaha Undang Sumbaga, Sampaikan Rohidin-Meri Kandidat Kuat Dan Layak Pimpin Bengkulu

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

Ambil Berkas di PKB, Tim Rohidin Optimis PKB Bengkulu Membersamai Perjuangan Pilkada

16 Juli 2024 - 16:40 WIB

Gebrakan Kuliner di Tangerang! Lubuak Idai Raya Resmi Dibuka, Sajikan Masakan Padang yang Bikin Ketagihan!

13 Juli 2024 - 04:44 WIB

Pembukaan HANI CUP Soppeng 2024, Ketua KONI Soppeng Harap Jadi Wadah Pemberdayaan Potensi Olahraga Futsal

27 Juni 2024 - 12:34 WIB

Sumardi Kombes Sampaikan Ini, Untuk RSUD M Yunus!!

27 Juni 2024 - 09:09 WIB

Berikut Penjelasan Ariyono Gumay, Terkait Laporan Rahmat Thamrin ke Bawaslu Provinsi

26 Juni 2024 - 15:18 WIB

Trending di Bengkulu